"Tata Steel kan salah satu pemain besar di berbagai industri terutama otomotif, baja dan lain-lain. Mereka sedang melihat potensi investasi di Indonesia," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Saat ini, Tata Steel tengah melakukan survei di beberapa kawasan industri di Pulau Jawa, terutama di Banten dan di Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia merupakan pasar yang besar dan kami melihat peluang di Indonesia untuk menjajaki pasar di Indonesia," kata Sunil.
Ia menuturkan Tata Steel memiliki perusahaan di Thailand bernama Siam Industrial Wires yang menjadi salah satu manufaktur kawat baja di Asean.
Perusahaan tersebut mempunyai teknologi yang baik, produk yang baik dan merupakan manufaktur global.
"Kami ingin melihat bagaimana bisa memiliki representasi disini," ungkapnya. (bir)