"Dalam pengalaman kita rupiah melemah itu memang untuk impor kemahalan, tapi untuk ekspor pendapatannya lebih banyak dan dalam negeri pendapatannya lebih naik," ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (8/5).
JK mengatakan pelemahan rupiah memang akan berdampak pada kenaikan harga bahan baku impor. Namun, menurutnya, hal itu bisa disiasati dengan mendorong hasil produksi dalam negeri.
Di sisi lain, lanjut JK, pelemahan nilai tukar rupiah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Bank Indonesia (BI). Ia menyatakan akan mendukung apapun upaya intervensi BI terkait pelemahan nilai tukar rupiah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT