Pada tengah perdagangan tadi, rupiah sempat menyentuh Rp14.202 per dolar AS, hingga berakhir menguat tipis ke Rp14.190 per dolar AS.
Sementara berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia (BI) atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di posisi Rp14.176 per dolar AS. Posisi ini melemah 0,48 persen atau 69 poin dari posisi rupiah pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Rp14.107 per dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, pelemahan rupiah bukan satu-satunya mata uang yang loyo dihadapan dolar AS. Mayoritas mata uang negara di kawasan Asia dan negara maju juga mencatatkan pelemahan.
Mulai dari won Korea Selatan melemah 0,72 persen, yen Jepang minus 0,49 persen, poundsterling Inggris minus 0,47 persen, euro Eropa minus 0,27 persen, dan peso Filipina minus 0,21 persen.
Sedangkan mata uang yang berhasil menguat dari dolar AS, yaitu rubel Rusia 0,1 perse, dolar Kanada menguat 0,19 persen, dan dolar Australia 0,2 persen. (bir)