"Memang, sekarang pelan sekali US$4,6 miliar, biasanya naik di semester II," ucap Menteri ESDM Ignasius Jonan, Rabu (30/5).
ESDM mematok dapat realisasi investasi di sektor energi mencapai US$50,96 miliar pada 2018. Angka itu jauh lebih tinggi 90 persen dibandingkan dengan realisasi investasi di sektor energi pada tahun lalu yang hanya US$26,7 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ESDM juga mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada kuartal I 2018 sebesar US$40,7 triliun. Sementara, target PNBN ESDM pada akhir tahun ini mencapai US$120,5 triliun.
"Target kemungkinan bisa terlampaui karena pada 2017 itu capaian diperoeh Rp132 triliun. Jadi, kemungkinan bisa US$150-US$160 triliun pada akhir 2018," jelas Jonan.
"Memang, lifting banyak gangguan," imbuh Jonan.
Untuk produksi migas tercatat sebesar 2.171 bsmph hingga Maret 2018. Jonan mengklaim realisasi produksi migas melebihi target yang ditetapkan sebelumnya yang hanya 2.151 bsmph.
"Lalu untuk BBM satu harga kuartal I 2018 di 59 titik lokasi, tahun lalu 57. Target tahun ini menjadi 130 titik," pungkas Jonan. (lav/bir)