Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan mayoritas penarikan dana terjadi di Pulau Jawa yang mencapai Rp46,1 triliun. Sementara untuk wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) hanya mencapai Rp27,9 triliun.
"Untuk Sumatra Rp18,3 triliun, Kawasan Timur Indonesia (KTI) Rp17,7 triliun," ucap Rosmaya, Rabu (6/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembukaan layanan penukaran kami ada bekerja sama dengan 13 bank untuk di Monas dan di Museum BI dengan lima bank kami kerja sama dan seterusnya," papar Rosmaya.
"Kalau dilihat secara pecahan, prediksi kami, uang yang keluar berupa uang pecahan besar mencapai 92,9 persen, sedangkan uang pecahan kecil 7,1 persen," terang Rosmaya.
Lihat juga:Jumlah Uang Beredar Jelang Lebaran |
Terkait wilayahnya sendiri, BI memproyeksi penukaran uang di Jabodetabek berkontribusi sebesar 22,8 persen, Sumatra 19,9 persen, dan KTI 18,9 persen.
Rosmaya menambahkan, pihaknya masih optimis jumlah dana yang disiapkan selama Ramadan dan Lebaran tahun ini cukup karena sudah memikirkan aspek penambahan libur panjang Lebaran.
"Dugaan kami itu cukup karena kami melihat waktu kritis itu ada 2 hari lagi yaitu besok dan Jumat. Jadi kelihatan dari BI itu sekian (Rp188,2 triliun)," pungkas Rosmaya. (agi)