Pelemahan rupiah hanya diikuti won Korea Selatan yakni sebesar 0,06 persen. Sedangkan mata uang negara lain di Asia menguat.
Di sisi lain, dolar Hong Kong menguat 0,03 persen, ringgit Malaysia 0,03 persen, dolar Singapura 0,08 persen, yen Jepang 0,09 persen, peso Filipina 0,11 persen, dan baht Thailand 0,16 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan mata uang negara maju mayoritas menguat. Dolar Australia 0,03 persen, dolar Kanada 0,04 persen, franc Swiss 0,11 persen, poundsterling Inggris 0,19 persen, dan euro Eropa 0,2 persen. Hanya rubel Rusia melemah 0,14 persen.
Lukman Leong, Analis Valbury Asia Futures melihat pergerakan rupiah masih belum menentu karena masih minimnya sentimen yang dapat menggerakkan rupiah pada pekan ini.
"Sentimen mulai menipis, baru pekan depan ada The Fed," katanya kepada CNNIndonesia.com. (lav)