Adiatma Sardjito, Vice President Communication Pertamina dalam pernyataannya mengatakan konsumsi BBM kemasan terbesar terjadi di Jawa Tengah. Porsinya mencapai 340 ribu liter atau 90 persen dari total konsumsi BBM kemasan.
Dari seluruh jenis BBM yang dijual kemasa, BBM jenis Pertamax disebut paling laris. Dari total konsumsi BBM kemasan sebesar 380 ribu liter, konsumsi Pertamax mencapai 93 persennya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama Ramadan 2018, Pertamina melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2018 (RAFI) menyiagakan sarana dan fasilitas pendukung penjualan BBM dengan mendirikan 63 KiosK Pertamax, menyiapkan 200 motor pembawa BBM kemasan, serta 19 unit Mobile Dispencer.
Adiatma mengatakan bahwa penjualan BBM di Kiosk Pertamax sifatnya hanya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan ke SPBU terdekat. Untuk itu, pembelian BBM kemasan diatur hanya 10 hingga 20 liter per kendaraan. Strategi ini juga dilakukan untuk meminimalisir antrian di Kiosk Pertamax.