"Untuk on time performance di atas 77 persen ini suatu prestasi yang baik dan praktis tidak ada keluhan tentang keterlambatan," kata Budi kala berkunjung ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (19/6).
Atas capaian tersebut, Budi memuji koordinasi antara lembaga terkait mulai dari Airnav, Angkasa Pura II, dan maskapai yang cukup rapi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun yang dipakai sepertujuh, tidak masalah." katanya.
Selain itu, Budi menambahkan, tingkat okupansi pesawat pada musim mudik tahun ini tercatat meningkat 0,4 persen.
Data dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kemenhub menunjukkan keberangkatan penumpang dalam penerbangan domestik tahun ini memang meningkat dari tahun lalu.
Pada 2017, jumlah penumpang yang terbang mencapai 3,3 juta. Sementara pada musim mudik tahun ini jumlah penumpang mencapai 3,45 juta atau naik 4,34 persen. Jumlah keberangkatan pesawat pun ikut tumbuh sekitar 5,26 persen menjadi 27.020 penerbangan dari 25.670 penerbangan tahun lalu.
Puncak arus balik untuk angkutan udara diperkirakan sudah terjadi pada Senin (18/6) kemarin. Jumlah keberangkatan pada H+2 itu tercatat mencapai 302.725 orang. Sementara puncak arus mudik tercatat jatuh pada H-6 dengan jumlah penumpang yang berangkat mencapai 307.242 orang.
Lihat juga:Diskon Tarif Biang Keladi Macet di Tol |
(kid)