"Keempat, mereka juga berminat (proyek pembangunan) Trans Sumatra dan Natuna. Mereka mau bentuk task force langsung dengan kita," ujarnya di Kantor Kemaritiman, Senin (25/6) malam.
Kerja sama juga berbentuk pendidikan vokasional dan pemberdayaan energi dan sumber daya mineral (ESDM). Tujuannya, agar lebih banyak sumber daya manusia yang mampu bekerja di bidang teknik, khususnya di luar Jawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua industri yang ada di sana akan keluar dari Patimban, bukan dari Priok. Orang juga akan menggunakan Kertajati kalau mau ke situ. Nggak perlu ke Cengkareng dan trafik di Jakarta akan berkurang juga," imbuhnya.
Namun demikian, Luhut belum bisa memperkirakan berapa investasi yang bisa ditarik dari Jepang untuk pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur tersebut. (bir)