Reza Priyambada, Analis Binaartha Sekuritas menilai rupiah masih akan melemah pada hari ini karena sentimen perang dagang AS-China masih terus merasuki psikologis pelaku pasar.
Namun, pergerakan rupiah bisa saja membaik ketika Bank Indonesia (BI) resmi mengumumkan keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) terkait suku bunga acuan pada siang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rupiah diestimasikan akan bergerak di kisaran support Rp14.425 per dolar AS dan resistent di Rp14.378 per dolar AS," pungkasnya.
Sementara di kawasan Asia, mayoritas mata uang melemah dari dolar AS. Mulai dari baht Thailand melemah 0,12 persen, dolar Singapura minus 0,07 persen, ringgit Malaysia minus 0,06 persen, dan yen Jepang 0,05 persen.
Untuk mata uang negara maju, mayoritas melemah dari dolar AS, seperti dolar Australia minus 0,19 persen, rubel Rusia 0,14 persen, dolar Kanada minus 0,11 persen, poundsterling Inggris minus 0,04 persen, euro Eropa minus 0,01 persen, dan franc Swiss minus 0,01 persen. (lav)