Mengutip keterangan resmi perusahaan, Senin (2/7), Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo mengatakan setelah proses rights issue, rasio kecukupan modal perusahaan akan meningkat.
Rasio kecukupan modal Bank Bukopin ditargetkan sebesar 14 persen setelah rights issue dan beberapa aksi korporasi lainnya, yaitu revaluasi aset dan divestasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, periode perdagangan saham dilakukan mulai 13-25 Juli 2018. Selanjutnya, penjatahan dilakukan pada 27 Juli 2018.
Sementara, PT Bosowa Corporindo sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan telah menyatakan tidak akan melaksanakan haknya dalam rights issue tersebut.
Jika seluruh HMETD dilaksanakan, pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan terdilusi kepemilikan sahamnya sebesar 23,08 persen dari sebelumnya.
Per 31 Maret 2018, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo sebanyak 30 persen, Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) sebanyak 18,09 persen, Negara RI 11,43 persen, dan selebihnya 40,48 persen dikuasai oleh masyarakat.
Bank dengan kode emiten BBKP tersebut merupakan jasa keuangan yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen Mikro, UKM, dan Konsumer serta didukung oleh segmen Komersial. (bir)