Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas memperkirakan rupiah masih akan melemah di sepanjang hari ini, seiring dengan telah habisnya sentimen yang mampu menguatkan rupiah pada pekan ini.
"Hanya tinggal sentimen dari global, memanfaatkan momen bila dolar AS melemah," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, dolar AS tetap perkasa dan melemahkan hampir seluruh mata uang di dunia pada pagi ini. Dolar AS hanya melemah 0,07 persen dari rubel Rusia.
Sedangkan terhadap poundsterling Inggris menguat 0,11 persen. Lalu, menguat 0,07 persen dari euro Eropa, 0,03 persen dari dolar Australia, dan 0,02 persen dari dolar Kanada.
Selanjutnya, dolar AS turut menguat 0,14 persen dari baht Thailand, 0,05 persen dari dolar Hong Kong, dan 0,05 persen dari won Korea Selatan. (bir)