Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan bahwa kenaikan tersebut didapat selama 22 hari masa angkutan Lebaran terhitung dari 5 Juni sampai 26 Juni. Selama masa itu, KAI berhasil mengangkut 6,24 juta penumpang; 3,3 juta jarak jauh dan 2,92 juta lainnya penumpang kereta api lokal.
"Jika dibandingkan 2017 lalu, jumlah penumpang ini naik 6,59 persen," katanya di Gedung Jakarta Railway Center (JRC), Selasa (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kereta reguler, ketepatan keberangkatan meningkat dari 98,56 persen menjadi 99,46 persen. Sementara itu untuk kereta tambahan ketepatan keberangkatan naik dari 95,9 persen menjadi 98,12 persen.
"Pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini juga zero accident," katanya.
Meskipun demikian, Edi mengatakan layanan angkutan Lebaran kereta kemarin masih diselimuti masalah. Salah satunya pelemparan kereta yang terjadi pada KA Serayu Pagi relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Purwokerto yang terjadi di antara Stasiun Kawunganten dan Stasiun Gandrungmangu.