Sementara itu, sejumlah mata uang negara di kawasan Asia justru menguat. Mulai dari won Korea Selatan 0,1 persen, baht Thailand 0,05 persen, dolar Hong Kong 0,01 persen, dan renmimbi China 0,01 persen.
Sedangkan yen Jepang minus 0,13 persen, peso Filipina minus 0,09 persen, ringgit Malaysia minus 0,05 persen, dan dolar Singapura minus 0,04 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Berpotensi Balik Arah ke Zona Hijau |
Ibrahim, Analis sekaligus Direktur Utama PT Garuda Berjangka mengatakan pergerakan rupiah hari ini masih akan berfluktuasi dengan kecenderungan melemah. Sebab, sentimen surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2018 dipastikan segera mereda.
"Pasar akan wait and see menunggu data-data ekonomi selanjutnya, termasuk menanti testimoni dari The Fed," katanya kepada CNNIndonesia.com. (agi)