Laporan departemen tenaga kerja AS menunjukkan 157 ribu lapangan kerja tercipta bulan Juli sementara angka pengangguran kini mencapai 3,9 persen.
Sebelumnya, ekonom memperkirakan jumlah lapangan kerja baru pada Juli akan mencapai 190 ribu berdasarkan angka pada Mei dan Juni, tapi perlambatan di industri otomotif, tranportasi dan pertambangan membuat target itu tidak tercapai.
Angka pengangguran yang meliputi pekerja tetap yang berubah menjadi pekerja paruh waktu dan warga yang berhenti mencari pekerjaan berada di posisi 7,5 persen yang merupakan angka terendah sejak Mei 2001.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data ketenagakerjaan yang relatif mengecewakan ini menutup percepatan yang sangat kuat dalam tiga bulan terakhir, bahkan ketika pemberi kerja di tingkat nasional mengeluh kesulitan mencari pekerja untuk posisi baru.
Meski percepatannya menurun, data ketenagakerjaan ini bisa menambah kekhawatiran bahwa Bank Sentral akan menaikan tingkat bunga pinjaman utama secara lebih agresif.
Dengan data terbaru ini, angka rata-rata lapangan kerja baru di AS selama tiga bulan dari Mei mencapai 224 ribu. Angka ini lebih cepat dari pertumbuhan lapangan kerja baru tahun lalu.
Lihat juga:Bank Sentral Inggris Kerek Suku Bunga |