Seperti dikutip dari CNN.com tarif akan resmi diberlakukan 23 Agustus mendatang. Produk yang akan terkena tarif tersebut adalah barang kimia dan bahan bakar diesel.
Perang dagang antara dua raksasa ekonomi dunia, AS-China berkecamuk dalam beberapa bulan belakangan ini. Mereka saling berbalas serangan dan pukulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan terakhir diumumkan Selasa lalu. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengumumkan daftar barang impor senilai US$16 miliar asal China yang dikenakan tarif bea masuk 25 persen.
Gayung bersambut, serangan tersebut kembali dibalas China.
Negeri Tirai Bambu tersebut membalas serangan dagang AS dengan memberlakukan tarif sama terhadap impor barang AS ke China.
Perang dagang tersebut telah berimbas pada neraca dagang China.
Per Juli kemarin, surplus neraca dagang mereka hanya mencapai US$28,09 miliar atau menurun jika dibandingkan Juni yang masih mencapai US$28,93 miliar.