Kartu tersebut bakal digunakan untuk memfasilitasi transaksi pembayaran mereka selama berada di Bali.
"Mereka kan dapat perdiem (uang saku), itu kami fasilitasi untuk ditaruh di kartu debit GPN. Mungkin per orang sekitar US$1.000 (Rp14,6 juta) atau lebih," ujar Kepala Task Forc IMF-WB Annual Meeting 2018 Peter Jacobs saat berkunjung ke kantor Transmedia, Selasa (14/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Keuntungan Tukar Kartu ATM/Debit Logo GPN |
Rencananya, menurut dia, sedikitnya akan terdapat 400 delegasi yang bakal menggunakan kartu debit GPN. Adapun pertemuan tersebut rencananya bakal dihadiri sekitar 3 ribu hingga 4 ribu delegasi resmi.
Selain itu, terdapat sekitar 1.500 staff IMF dan World Bank, 3.500 hingga 5 ribu investor, seribu wartawan dari berbagai media di seluruh dunia, dan ribuan peserta lainnya.
Seperti diketahui, BI tengah gencar mengkampanyekan penggunaan kartu debit dengan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Kartu ini dapat digunakan untuk transaksi di semua kanal pembayaran seluruh Indoensia.
Namun, kartu ini belum dapat digunakan untuk bertransaksi di luar negeri.
Pertemuan IMF-WB rencananya bakal digelar pada 9-14 Oktober 2018 di Kawasan Nusa Dua, Bali. Rangkaian pertemuan ini bakal dihadiri sekitar 12.500 hingga 15 ribu peserta dari 189 negara anggota.
[Gambas:Video CNN] (agi)