Ia mengatakan tidak punya kerangka waktu untuk mengakhiri permasalahan dagang dengan China dan mengancam akan mengenakan tarif tinggi pada hampir semua barang yang diperdagangkan oleh dua negara ekonomi terbesar di dunia tersebut.
Menurutnya, China akan hanya mengulur waktunya untuk menyelesaikan permasalahan dagang antara AS dengan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Trump Minta The Fed Bantu Dorong Ekonomi AS |
China dan AS akan menggelar pertemuan untuk membicarakan masalah hubungan dagang antar dua negara pada akhir bulan ini.
Shouwen akan bertemu dengan Wakil Menteri Keuangan AS untuk Hubungan Internasional Davids Malpass.
Pertemuan dilakukan di tengah kecamuk perang dagang antara dua negara.
Sementara itu menjelang pertemuan, kalangan dunia usaha di AS sudah mengeluhkan kebijakan perdagangan yang dilakukan AS dengan China.
Dalam testimoni yang mereka sampaikan mengenai rencana pengenaan tarif 25 persen atas impor barang China bernilai US$200 miliar yang akan dilakukan pemerintah AS, mereka meminta Trump segera mengevaluasi kebijakan tersebut.
Mereka menilai bahwa kebijakan perang dagang yang dikobarkan oleh Trump telah menimbulkan kerusakan besar baik pada konsumen, pekerja, pebisnis dan ekonomi AS.
Apalagi, perang dagang dilakukan pada komoditas penting bagi kehidupan harian masyarakat AS.