Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan lelang yang dimaksud adalah lelang blok migas tahap II pada tahun ini, mencakup tiga blok eksplorasi dan tiga blok produksi.
Adapun, blok eksplorasi terdiri dari Blok Banyumas di Onshore Jawa Tengah, Blok Andika Bumi Kita (ABK) di Offshore Jawa Timur, dan Blok South East Mahakam di Offshore Sulawesi Barat. Sementara itu, tiga blok produksi terdiri dari Blok Makassar Strait, Blok South Jambi B, dan Blok Selat Panjang.
"Sudah ada yang mengambil dokumen 12 perusahaan untuk enam WK itu. Kira-kira satu WK itu ada dua (yang mengambil dokumen)," jelas Djoko di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kamis (23/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan disebut dulu (nama perusahaannya)," jelas dia.
Sekadar informasi, pemerintah membuka kembali lelang blok migas di bulan Agustus ini setelah sebelumnya lelang pertama berakhir di Juli silam. Ketiga blok eksplorasi sebelumnya memang ditawarkan pada lelang tahap pertama. Sayangnya, calon kontraktor yang berminat untuk menggarap masing-masing blok mundur dengan tidak mengembalikan dokumen lelang.
Sementara itu, Blok Selat Panjang di Onshore Riau yang kontraknya akan habis pada 2021 dilelang karena kontraktor sebelumnya, Petroselat Ltd, dinyatakan pailit.