Pengangkatan Nicke sebagai bos perusahaan migas pelat merah tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor 232/MBU/08/2018 yang ditetapkan per tanggal 29 Agustus 2018.
Nicke, perempuan kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967 tersebut, merupakan lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung dan master Jurusan Hukum Bisnis Uinversitas Padjajaran Bandung.
Dikutip CNNIndonesia.com dari berbagai sumber, perempuan pemenang BUMN Anugerah Perempuan Indonesia 2013 tersebut mengawali karirnya di dunia profesional sebagai karyawan bank.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat masih kuliah di ITB, ia pernah bekerja di Bank Duta Cabang Bandung pada 1988 lalu.
Pada 1991, ia melanjutkan petualangannya bekerja di PT Rekayasa Industri, sebuah perusahaan yang bergerak di jasa engineering, procurement, construction.
Pada 13 Februari 2018, Nicke juga merangkap jabatan menjadi Plt direktur logistik, supply chain dan infrastruktur di Pertamina.
Sebelum berkarir di Pertamina, Nicke juga pernah menjabat sebagai direktur pengadaan strategis 1 PT PLN (Persero).
Nicke juga pernah menjadi direktur utama PT Mega Eltra, sebuah perusahaan yang kontraktor listrik di lingkungan holding PT Pupuk Sriwijaya. (agt/bir)