Macri berharap keputusannya tersebut didukung oleh kalangan eksporter. Pasalnya, saat ini kondisi ekonomi Argentina dalam kondisi bahaya.
"Saya mohon dan benar-benar memohon kepada Anda sekalian, tolong pahami kebijakan ini, ini dilakukan karena kondisi memang darurat, kami perlu dukungan Anda," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuannya supaya kami fokus dalam menghadapi masalah yang sedang kami hadapi," katanya tanpa menyebut kementerian yang mau ia pangkas.
Lembaga pemeringkat Moody's mengatakan bahwa kejatuhan peso akan membuat Argentina kesulitan dalam membayar utang. Untuk mengatasi pelemahan nilai tukar tersebut, bank sentral Argentina pekan lalu secara dramatis sudah menaikkan tingkat suku bunga acuan mereka dari 45 persen menjadi 60 persen.
Sementara itu Menteri Keuangan Argentina Nicolas Dujovne menemui IMF untuk mempercepat pencairan dana talangan mereka untuk Argentina.Walau sudah memangkas jumlah kabinet dan menaikkan pajak ekspor, sejumlah ekonom mengatakan langkah yang diambil pemerintah Argentina sampai saat ini masih jauh dari harapan.
"Mereka belum memperjelas bagaimana rencana untuk melakukan penghematan," kata Pengamat Ekonomi Capital Economics Edward Glossop.