"Pelaku pasar juga antisipasi keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI)," katanya seperti dikutip Senin (29/9).
Sebagai informasi, saat ini suku bunga acuan The Fed 2 persen. Sementara itu, suku bunga acuan BI berada di level 5,5 persen.
Lihat juga:Ada Harapan Penguatan IHSG di Pekan Ini |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, perkiraan berbeda diberikan Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta yang mengatakan IHSG pada perdagangan awal pekan ini memiliki ruang penguatan. Menurutnya, IHSG akan tertopang oleh penguatan harga komoditas dunia.
"Pergerakannya akan bervariasi, tapi kecenderungannya menguat," katanya.
Pekan lalu IHSG menguat terbatas sebesar 0,45 persen ke level 5.957 dari posisi pekan sebelumnya di level 5.931. Hal ini membuat nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat 0,55 persen menjadi Rp6.704 triliun.
Namun, bursa saham Wall Street bergerak bervariasi pada akhir pekan lalu. Bila dirinci, Dow Jones dan NYSE Composite masing-masing naik 0,32 persen dan 0,09 persen. Sementara, Nasdaq Composite terkoreksi 0,51 persen.