Di kawasan Asia, mayoritas mata uang turut melemah, seperti won Korea Selatan minus 0,22 persen, peso Filipina minus 0,18 persen, dan baht Thailand minus 0,14 persen. Lalu, ringgit Malaysia minus 0,1 persen, dolar Singapura minus 0,1 persen, dan yen Jepang minus 0,01 persen. Hanya dolar Hong Kong yang menguat 0,12 persen.
Begitu pula dengan mata uang utama negara maju yang melemah dari dolar AS. Rubel Rusia minus 0,16 persen, dolar Australia minus 0,13 persen, franc Swiss minus 0,06 persen, dolar Kanada minus 0,05 persen, dan euro Eropa minus 0,02 persen. Hanya poundsterling Inggris yang menguat 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen lain datang dari penilaian lembaga pemeringkat internasional, Fitch, yang memberikan reafirmasi rating BBB dengan outlook stable untuk Indonesia dalam hal Long Term Foreign-Country Issuer Default Rating.