Promo dengan menggesek kartu kredit/debit bank BUMN tersebut disebut menimbulkan antrian panjang di sejumlah SPBU di Jakarta, Medan, Surabaya, hingga Semarang.
"Program promo itu biasa. Yang enggak biasa itu cara dia (Bank Mandiri) membuat promo. Itu kan bikin macet orang," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito melalui sambungan telepon dengan CNNIndonesia.com, Selasa (2/10).
Adiatma mengungkapkan promo pembayaran transaksi itu murni berasal dari Bank Mandiri bukan berasal dari Pertamina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hal ini, perbankan harus memikirkan kenyamanan konsumen Pertamina dan masyarakat pengguna jalan umum.
Lihat juga:Pasokan BBM Mulai Masuk Kota Palu |
Penawaran tersebut didapatkan di SPBU Pertamina tertentu yang menjadi peserta program promo dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Mengutip situs resmi Bank Mandiri, promo berlaku bagi nasabah kartu kredit/debit dan e-money yang memiliki kendaraan.
Promo tersebut dapat ditransaksikan lebih dari 20 liter Pertamax dengan ketentuan terpisah. Namun, promo ini tidak dapat diuangkan. (uli/sfr/bir)