Penurunan cadangan juga disebabkan oleh stabilisasi nilai tukar rupiah yang belakangan ini terus merosot. "Namun, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut tetap mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujarnya, Jumat (5/10).
Sejak awal tahun, jumlah cadangan devisa Indonesia terus menyusut untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Pada Januari 2018, devisa Indonesia sebanyak US$131,98 miliar dengan posisi rupiah di kisaran Rp13.400 per dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, pada Februari jumlahnya berkurang menjadi US$128,06 miliar. Lalu, pada Maret menjadi US$126 miliar, April US$124,9 miliar, Mei US$122,9 miliar, Juni US$119,8 miliar, dan Juli US$118,3 miliar.
Di tengah terkurasnya cadangan devisa tersebut, nilai tukar rupiah terus merosot. Akhir pekan ini, rupiah bertengger di level Rp15.183 per dolar AS.
(uli/agt)
Di tengah terkurasnya cadangan devisa tersebut, nilai tukar rupiah terus merosot. Akhir pekan ini, rupiah bertengger di level Rp15.183 per dolar AS.