SPBU di Desa Tondo, Kecamatan Sirenja, Donggala, mendapatkan pasokan Premium sebanyak 16 ribu liter dengan pengawalan TNI bersenjata lengkap.
"Ini distribusi kedua," kata pengawas SPBU Zaki seperti dikutip Antara, Minggu (7/10)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Listrik di Palu Sudah Menyala 70 Persen |
"Kami lakukan pengaturan, untuk antrean motor dan jerigen maksimal Rp20 ribu dan mobil maksimal Rp100 ribu," jelasnya.
Zaki mengatakan pihaknya akan meminta kembali distribusi dari Depot Donggala, jika akses transportasi sudah mulai pulih.
Sepanjang jalur jalan trans Sulawesi arah Donggala bagian Utara menuju Kabupaten Tolitoli dari Kota Palu, hanya tersedia dua SPBU di Kecamatan Sirenja dan Kecamatan Dampelas.
Sementara di Palu, antrean masyarakat untuk mendapatkan BBM di sejumlah SPBU di Kota Palu sudah kembali normal pascagempa.
Berdasarkan pantauan di SPBU Jalan I Gusti Ngurah Rai Palu Barat, antrean kendaraan roda dua maupun empat hanya sebatas lima sampai tujuh kendaraan.