KIK-DINFRA tersebut akan memperoleh pernyataan efektif dari OJK paling lambat Kamis (11/10) dan akan segera diperdagangkan di pasar modal dengan target pengumpulan dana mencapai Rp1,5 triliun.
Adapun, pengumpulan dana melalui RDPT yang mencapai Rp3 triliun akan memberikan tambahan belanja modal kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan nilai penerbitan DINFRA untuk tahap awal memang disengaja tak terlalu besar.
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo berharap penerbitan instrumen tersebut bisa bermanfaat bagi perusahaan di bidang infrastruktur untuk mendapatkan sumber pendanaan efektif dengan pembiayaan terukur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menerbitkan KIK-DINFRA, Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas telah membantu Jasa Marga menerbitkan obligasi Rupiah di pasar modal internasional, Komodo bonds senilai Rp4 triliun pada akhir tahun lalu, serta Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) untuk membiayai pengembangan jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Lihat juga:SMF Rilis EBA SP BTN Rp2 Triliun |