Di buka di level 5.773, IHSG pada perdagangan hari ini sempat bergerak di rentang 5.669 hingga 5.746. Adapun pada perdagangan di pasar uang, rupiah tercatat melemah 0,28 persen ke level Rp15.243 per dolar AS.
RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp7,43 triliun dengan volume 11,24 miliar lembar saham. Adapun, perdagangan di pasar reguler hari ini, investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp1,07 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Wall Street Anjlok, Trump Sebut The Fed Gila |
Secara keseluruhan, sebanyak 337 saham turun, 78 naik, dan 94 saham tak berubah.
Harga minyak mentah Brent turun 66 sen, atau sekitar 0,8 persen dari US$82,42 per barel. Kemarin, acuan harga minyak global ditutup menurun 2,2 persen, setelah jatuh ke level terendahnya hampir dalam dua minggu terakhir.
Disisi lain, West Texas Intermediate (WTI) turun 57 sen, atau 0,8 persen pada level US$72,60, setelah menurun 2,4 persen di sesi sebelumnya.
"Buruk, sangat sangat buruk," kata Ahli Ekonomi Sydney Greg McKenna menanggapi penurunan di pasar global seperti dikutip dari Reuters.
Di sisi lain, pasokan minyak mentah AS mengalami kenaikan 9,7 juta barel menjadi 410,7 juta dalam sepekan pada 5 Oktober 2018. Padahal sebelumnya, analis berekspektasi stok hanya dapat bertambah sebesar 2,6 juta barel.
Menurut Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan di Teluk Meksiko AS, produsen telah memangkas produksi minyak harian sekitar 42 persen. Pemangkasan itu mewakili produksi minyak sebanyak 718.877 barel per harinya. (agi)