Menteri/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan mayoritas pengeluaran wisatawan adalah untuk pembelian souvenir, penginapan, dan kebutuhan konsumsi.
Ia merinci wisatawan mancanegara mengeluarkan uang paling banyak untuk membeli souvenir sebesar Rp655,4 miliar. Lalu, untuk kebutuhan penginapan hotel sebesar Rp521,1 miliar, dan pembelian makanan minuman sebesar Rp285,4 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan wisatawan domestik mengeluarkan uang paling banyak untuk membeli souvenir mencapai Rp913,5 miliar dan pengeluaran makanan minuman sebesar Rp406,6 miliar. Sementara, wisatawan domestik mengeluarkan uang sebesar Rp158,3 miliar untuk keperluan penginapan.
"Rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara selama 13 hari dan wisatawan asal luar kota hanya tiga hari," katanya di Jakarta, Selasa (16/10).
Sementara, berdasarkan waktu tinggalnya, wisatawan asal India, China, dan Belanda menjadi yang terlama.
"Asian Games 2018 berhasil mengundang kedatangan 1,7 juta wisatawan domestik dan 78.854 wisatawan mancanegara dari 45 negara," paparnya.
Bambang menuturkan kontribusi wisatawan tersebut memberikan dampak langsung ekonomi. Selain wisatawan, dampak langsung ekonomi disumbang oleh investasi konstruksi infrastuktur pendukung Asian Games sebesar Rp29,1 triliun dan operasional penyelenggaraan sebesar Rp7,8 triliun.
Jika ditotal, maka dampak ekonomi langsung dari penyelenggaraan Asian Games sebesar Rp40,6 triliun yang merupakan akumulasi sejak persiapan Asian Games tahun 2015 hingga pelaksanaannya pada tahun ini. (ulf/bir)