Ketiga perusahaan antara lain, PT Batavia Prosperindo Finance Indonesia Tbk yang memiliki peringkat idBBB, PT Mandala Multifinance Tbk dengan peringkat idA, dan PT Andalan Finance Indonesia dengan rating idA-.
Hal itu memperlihatkan pandangan Pefindo terhadap meningkatkan risiko likuiditas perusahaan pembiayaan. Salah satunya tergambar dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang meningkat dan beberapa kasus gagal bayar, seperti yang dialami PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance) belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Revisi juga terjadi karena sikap selektif dari bank dan investor terhadap pendanaan ke perusahaan pembiayaan.
Peringkat ketiga perusahaan tidak diturunkan, karena Pefindo masih melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar saat ini.
Sebagai informasi, beberapa kasus yang cenderung menimpa perusahaan pembiayaan disebabkan praktik usaha yang tidak sesuai aturan. (mjs/lav)