"Minggu depan, kami akan buka lelang baru," ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di kantornya, Jumat (19/10).
Secara terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan lelang akan dilakukan dengan mekanisme penawaran langsung (direct offer) berdasarkan hasil studi bersama (joint study).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:PR Repot Rezim Jokowi untuk Freeport |
Kelebihan lain, investor juga dapat melakukan perhitungan teknik atau teknologi yang sesuai serta perhitungan besaran biayanya.
"Saya sudah menandatangani Surat Keputusannya," ujar Djoko seperti dikutip dari keterangan resmi.
Lihat juga:Strategi Jokowi Utak Atik Harga BBM |
Berdasarkan data historis, lelang langsung lebih banyak diminati investor dibandingkan lelang reguler. Dalam lelang WK migas tahap I tahun 2018 misalnya, empar dari lima WK yang ditawarkan melalui penawaran langsung sudah disepakati. Keempat kontrak kerja sama tersebut antara lain, Citarum, East Ganal, East Seram, dan Southeast Jambi.
Di sisi lain, blok migas yang ditawarkan melalui lelang reguler tidak ada pemenangnya. (sfr/lav)