Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan kebanyakan KUR tersebut tersalur untuk kredit mikro. Porsi penyalurannya mencapai 63,6 persen.
Selain untuk usaha mikro, KUR juga dinikmati oleh sektor usaha kecil dan TKI. "Masing-masing porsinya 36 persen dan 0,4 persen," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Sabtu (27/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi pemerintah 2018 ini mengalokasikan KUR sebesar Rp123,631 triliun dengan bunga 7 persen per tahun. KUR tersebut disalurkan untuk sektor produktif, seperti; pertanian, perburuan, kehutanan, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, konstruksi dan jasa.