"Efek dari pembebasan tarif adalah investor akan mudah masuk ke Madura," ujar Ketua DPW IKAMA Jatim Buchori Imron seperti dikutip dari Antara, Sabtu (27//10).
Presiden Joko Widodo telah meresmikan perubahan status Jembatan Suramadu dari jembatan tol menjadi jembatan non-tol biasa Sabtu (27/10) ini. Menurut Imron, keputusan pemerintah pusat tersebut dinilai sangat tepat untuk membantu pembangunan infrastruktur sekaligus berimbas pada tingkat kesejahteraan rakyat "Pulau Garam".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya IKAMA melanjutkan perjuangan di pemerintahan Presiden Jokowi. Perjuangan dilakukan dengan secara khusus mengirim surat kepada Jokowi untuk meringankan beban masyarakat Madura dengan membebaskan tarif melintas jembatan sepanjang 5,4 kilometer tersebut.
Pembangunan di Madura belum terasa signifikan karena masih ada biaya besar di transportasi. "Tapi, kalau sudah gratis seperti sekarang ini akan memudahkan investor masuk. Lahan di Madura yang masih sangat luas bisa dijadikan sebagai pilihan karena Surabaya sudah hampir penuh," ucapnya.