"Kami tadi pagi melakukan pengecekan ke lokasi dugaan pesawat jatuh dan memang menemukan serpihan-serpihan barang, ada barang penumpang, mulai dari tas, KTP, dan beberapa barang lainnya," ujar VP Relations Pertamina Hulu Energi Ifki Sukarya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (29/10).
Pengumpulan puing, menurut dia, dilakukan menggunakan fasilitas kapal Pertamina, yang biasa digunakan untuk melakukan patroli kondisi fasilitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Posisinya sekitar pukul 10.30 WIB sudah kami serangkan semua temuan puing di kapal ke Basarnas," kata dia.
Meski masih berada di wilayah Pertamina, lokasi jatuhnya pesawat Lion berada jauh lokasi Blok Offshore North West Java sehingga tak mengganggu fasilitas perseroan.
Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak saat melintasi perairan karawang pagi ini. Pesawat tersebut diperkirakan mencapai 188 orang, terdiri dari 181 penumpang, 2 pilot, dan 5 pramugari. (agi)