Wakil Ketua Umum Kelautan dan Perikanan Kadin Yugi Prayanto mengatakan pihaknya meramalkan potensi budi daya laut akan semakin baik, sehingga kerja sama akan dilakukan paling cepat akhir 2018 atau Januari 2019.
"Kami mengkaryakan nelayan daerah lalu bagi hasil, karena kan keramba jaring apungnya kerja sama," ucap Yugi, Rabu (14/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mengenal Calon Penyelamat Merpati Airlines |
Saat ini, Kadin masih diskusi soal pembagian investasi dengan pengusaha keramba jaring apung di Sulawesi Selatan.
"Untuk pembagian hasil belum ada kesepakatan, sekarang masih negosiasi investasi mulai tahap awal dulu," tutur Yugi.
"Ada daerah lain, tapi nanti dulu saya tidak mau mendahului ketua Kadin daerah," jelas Yugi.
Terkait nominal investasi yang akan digelontorkan oleh Kadin, Yugi mengaku pihaknya masih berhitung dan memeriksa langsung ke lapangan untuk menentukan modal awal.
"Investasi tergantung ukuran (keramba jaring apung), mau didata dulu Sulawesi Selatan ini cocoknya berapa," pungkas Yugi.