"Kurang standar karena jumlah kereta yang ada saat ini di Bangladesh masih kurang dibandingkan populasi penduduk," katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/11).
Bangladesh dalam beberapa tahun ini mempercayakan pemenuhan kebutuhan armada keretanya pada produk buatan Inka. Pada 2016 lalu, Inka mendapatkan pesanan 150 kereta dari negara tersebut. Pada 2016, Inka kembali mendapatkan pesanan 250 kereta dari Bangladesh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, Bangladesh masih mengizinkan penumpang kereta naik di atas gerbong. "Gerbongnya dari Inka memang sudah dirancang kuat, namun dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, Inka menekankan perawatan yang lebih baik untuk kereta tersebut," katanya.
(antara/agt)