Presiden Joko Widodo menyebut keputusan tersebut diambil pemerintah setelah melakukan kajian terkait harga karet yang terus turun. Rata-rata harga karet dunia saat ini hanya mencapai US$1,43 per kg, atau sudah turun sekitar 13 persen sepanjang tahun ini.
Harga karet global hanya tersisa kurang dari seperempat harga tertinggi pada 2011 yang sempat mencapai US$6,26 per kg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, karet yang dibeli oleh Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI tersebut akan digunakan sebagai olahan aspal jalan yang sedang dikembangkan.
Keputusan pemerintah tersebut disampaikan Jokowi usai mendengar keluhan sejumlah petani terkait anjloknya harga karet. Jokowi pun menjelaskan karet merupakan komoditas global yang harganya tidak bisa diatur oleh pemerintah.
"Tidak hanya Indonesia, namun seluruh negara penghasil kelapa sawit, misalnya Malaysia dan Thailand juga terdampak. Harga global memang kita tidak bisa ikut campur," terang dia. (idz/agi)