Penunjukan tuan rumah perhelatan dua tahunan ini disebutkan dalam kesepakatan bersama pertemuan regional tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (30/11).
"Selain ingin menyukseskan pertemuan, sebagai tuan rumah Indonesia juga akan mendorong pembahasan agenda yang relevan dengan isu keteagakerjaan ASEAN dan Indonesia," kata Maruli A Hasoloan, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, merespons penunjukan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada rangkaian pertemuan sebelum pelaksanaan itulah, Indonesia akan aktif menyampaikan inisiatif gagasan sebagaimana yang dilakukan selama ini," tambah Maruli.
Di antara inisiatif Indonesia terkait ketenagakerjaan yang menjadi pembahasan bersama di ASEAN antara lain tentang pemberian akses pendidikan kepada anak-anak pekerja migran, meningkatkan kompetensi calon pekerja migran, peningkatan upaya migrasi yang aman (safe migration), dan pentingnya merespons dampak ketenagakerjaan dari industri 4.0.