Sekretaris Perusahaan Puspita Anggraeni mengatakan segmen infrastruktur dan gedung membukukan kontrak baru Rp26,17 triliun. "Sementara itu, segmen industri membukukan kontrak baru Rp4,62 triliun dan properti membukukan kontrak baru Rp1,78 triliun," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/12).
Selain itu, segmen energi dan industrial plant menyumbang kontrak baru sebesar Rp1,67 triliun. Proyek yang berhasil diraih perseroan hingga November 2018 di antaranya; pembangunan Bendungan Sadawarna Paket 1 senilai Rp617,48 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan kepemilikan proyek, mayoritas kontrak baru perseroan berasal dari sektor swasta. Kontraknya mencapai 52,57 persen dari total kontrak baru, dilanjutkan sinergi BUMN sebesar 26,33 persen dan dari pemerintah sebesar 21,11 persen.
WIKA meyakini bahwa sejumlah proyek dari sektor infrastruktur akan berhasil diraih pada akhir Desember 2018, sehingga target kontrak baru tahun 2018 dapat tercapai.
(antara/agt)