Pemerintah Subsidi KRL Commuter Line Rp1,3 Triliun di 2019

CNN Indonesia | Rabu, 02/01/2019 05:05 WIB
Total alokasi subsidi penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik pada 2019 mencapai Rp2,37 triliun, naik 4,53 persen dibanding tahun ini. Ilustrasi KRL Commuterline. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mendapatkan alokasi subsidi untuk penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO) 2019 sebesar Rp2,37 triliun. Dari alokasi subsidi tersebut, sekitar Rp1,3 triliun untuk Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri menuturkan anggaran PSO pada tahun depan naik 4,53 persen dibanding tahun ini. Mayoritas subsidi atau Rp2,04 triliun dialokasikan bagi kereta perkotaan.

Rinciannya, Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line sebesar Rp1,31 triliun, kereta ekonomi jarak dekat sebesar Rp640,05 miliar, dan Kereta Rel Diesel (KRD) ekonomi sebesar Rp88,04 miliar.



"Alokasi itu sejalan dengan target kenaikan penumpang kereta commuter line menjadi 1,2 juta penumpang pada tahun 2019," kata Zulfikri di Stasiun Gambir, Senin (31/12).

Sedangkan sisa dana PSO sebesar Rp325 miliar dialokasikan untuk kereta antarkota. Jumlah dana subsidi untuk kereta antar kota ini turun dari tahun lalu sebesar 15 persen.


Rinciannya adalah kereta ekonomi jarak sedang sebesar Rp244,38 miliar, kereta ekonomi jarak jauh sebesar Rp79,99 miliar, dan kereta Lebaran sebesar Rp2,04 miliar."KAI sebagai operator harus meningkatkan kualitas serta inovasi pelayanan kereta kelas ekonomi dan commuter line sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan," terang Zulfikri. (ulf/agi)


ARTIKEL TERKAIT