Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan pemerintah optimis industri agro bisa tumbuh lebih baik pada tahun ini karena beberapa sub-sektor akan mendapat momentum aktivitas tahun politik. Misalnya, melalui maraknya agenda kampanye jelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019.
"Di tahun politik, ada beberapa sektor yang bakal meraih peluang besar, di antaranya adalah industri makanan dan minuman," ujar Sigit, seperti dikutip dari Antara, Minggu (6/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, ia juga meyakini pertumbuhan sektor ini turut memberi sumbangan bagi perekonomian Indonesia yang ditargetkan menyentuh 5,3 persen pada asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.
Sedangkan per kuartal III 2018, tercatat pertumbuhan industri agro sejatinya sudah mencapai 7,23 persen secara tahunan. Namun, secara akumulasi diperkirakan sebesar 6,93 persen.
"Pertumbuhan tersebut didukung oleh tumbuhnya masing-masing subsektor, seperti industri makanan dan minuman, industri hasil tembakau, industri pengolahan kayu, bambu dan rotan, industri kertas dan berbahan kertas, serta industri furnitur," pungkasnya. (uli/antara/age)