Rupiah menguat bersama sejumlah mata uang Asia lainnya. Yuan China menguat 0,36 persen, peso filipilina 0,36 persen, won Korea Selatan 0,31 persen, dan rupee India 0,29 persen.
Sementara itu, dolar Hong Kong stagnan, sedangkan ringgit Malaysia dan yen Jepang melemah masing-masing 0,13 persen dan 0,2 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan, data penjualan rumah AS yang kurang bagus dan melemahnya harga minyak dunia setelah International Monetary Fund (IMF) merevisi pertumbuhan ekonomi dunia 3,7 persen ke 3,5 persen di tahun ini.
"Lalu pasar juga merespons baik stimulus ekonomi yang diberikan China dan ada sentimen positif jelang pertemuan AS dan China pekan depan dalam hal perang dagang. Saya rasa sentimen ini cukup positif bagi rupiah," jelas Faisyal kepada CNNIndonesia.com, Rabu (23/1). (glh/agi)