Direktur Teknologi Informasi dan Operasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Dadang Setiadi mengatakan integrasi ini terdiri himpunan bank negara yakni, BNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Tak ketinggalan, T-Cash milik Telkomsel dan QR Code milik PT Pertamina (Persero) juga akan diintegrasikan ke dalamnya.
"Jadi itu semua mau digabung jadi satu namanya LinkAja. Itu QR punya BUMN," jelas Dadang, Rabu (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sudah terealisasi, LinkAja akan mengikutsertakan produk uang elektronik Alibaba yakni Alipay. Hanya saja, ia memastikan BUMN tidak akan membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan perusahaan besutan Jack Ma tersebut.
"Nanti setelah realisasi ini beres baru bicara itu, Alipay nanti mau kita sambungkan ke LinkAja," imbuh dia.
Lihat juga:OJK Minta Fintech Tak Ambil Untung Gede |
"Pokoknya, LinkAja adalah entitas sendiri di luar bank, jadi mungkin suatu wadah teknologi finansial secara operasional," pungkas dia. (glh/lav)