Berdasarkan catatan BPS, pendapatan per orang Indonesia tahun lalu tersebut naik 7,92 persen dari 2017 sebesar Rp51,89 juta atau US$3.876,8 per tahun atau masuk dalam kategori pendapatan menengah bawah.
Saat ini, Bank Dunia membagi negara-negara di dunia dalam empat kelompok pendapatan, yakni kelompok negara berpendapatan rendah dengan pendapatan per kapita per tahun sebesar US$995 ke bawah, negara berpendapatan menengah ke bawah di kisaran US$996-3.895, negara berpendapatan menengah ke atas US$3.896-12.055, dan negara pendapatan tinggi atau maju yakni di atas US$12.056.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kan Indonesia masuk di low middle income (pendapatan menengah ke bawah, nah mungkin 2020 bisa upper middle (menengah ke atas)," tutur Bambang, beberapa waktu lalu.
Selain skenario agresif, Bambang masih memiliki skenario lebih dasar, di mana pendapatan per kapita Indonesia pada 2045 mendatang diramalkan tembus US$19.794 atau Rp277,12 juta per tahun. Skenario dasar tersebut dibuat memperhitungkan rata-rata pertumbuhan ekonomi 5,1 persen per tahun. (agi/bir)