"Kami mau supaya groundbreaking (pembangunan) dari hotel-hotel bisa dimulai mungkin paling lambat kuartal III tahun ini," ujar Luhut usai menghadiri rapat koordinasi di kantornya, Rabu (6/2).
Luhut mengungkapkan investor belum siap untuk membangun hotel lebih awal. Pasalnya, masalah pendanaan infrastruktur masih perlu didiskusikan lebih rinci, meski ketersediaan lahan seluas 386 hektare (ha) hampir beres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapannya sudah bagus," ujarnya.
Pekan depan, lanjut Luhut, pemerintah akan kembali mengundang para investor yang terlibat. "Investasinya mungkin beberapa triliun (rupiah)," ujarnya.
Tahun lalu, Ketua Badan Otoritas Danau Toba (BODT) Ari Prasetyo menyebutkan kebutuhan investasi untuk membangun sebuah hotel bintang lima berkisar Rp100 miliar hingga Rp200 miliar. Investor akan diberikan Hak Guna Bangunan (HGB) di lahan yang disewanya. Pembangunan diperkirakan bakal menghabiskan waktu dua hingga tiga tahun. (sfr/lav)