Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG berpotensi bergerak di area support 6.300 sebagai level. Namun, peluang untuk mencoba ke level 6.600 sebenarnya tetap terbuka bagi indeks sebagai level resistance.
"IHSG masih terlihat terus berusaha untuk naik di tengah kondisi pasar yang masih dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas," papar William seperti dikutip dari risetnya, Kamis (14/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Sementara, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memperkirakan pelemahan IHSG hari ini akan banyak dipicu ketidakpastian penyelesaian perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Ketidakpastian tersebut direspons negatif oleh pasar.
"IHSG diprediksi melemah, rentang pergerakan hari ini support 6.366-6.392 dan resistance 6.450-6.482," terang Dennies.
Sekadar informasi, IHSG kemarin kembali ditutup melemah 0,11 persen atau 7,2 poin ke level 6.419. Pelaku pasar asing membukukan jual bersih (net sell) di all market mencapai Rp1,38 triliun dan di pasar reguler sebesar Rp970,85 miliar.
Sebaliknya, bursa saham Wall Street bergerak positif pada perdagangan terakhir. Tiga indeks utamanya menguat, yakni Dow Jones yang naik 0,46 persen, S&P500 0,3 persen, dan Nasdaq Composite naik 0,08 persen.