Pagi hari ini, sebagian mata uang Asia terlihat menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang tercatat menguat 0,17 persen, begitu pula dengan peso Filipina dan dolar Hong Kong yang masing-masing menguat 0,04 persen dan 0,01 persen. Dolar Singapura juga terlihat menguat 0,03 persen pada hari ini.
Namun, beberapa mata uang Asia juga terlihat melemah bersama Indonesia. Baht Thailand, contohnya, kini melemah 0,03 persen. Kemudian, won Korea Selatan juga harus mengalah terhadap dolar AS dengan pelemahan di angka 0,08 persen. Di sisi lain, ringgit Malaysia terlihat tidak bergerak terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis Monex Investindo Faisyal menyebut hari ini rupiah terpengaruh oleh pernyataan Bank Sentral AS The Fed semalam. Adapun, anggota Federal Open Market Commitee (FOMC) tadi malam sempat memperdebatkan pentingnya kenaikan suku bunga acuan tambahan sepanjang tahun ini. Padahal sebelumnya, Gubernur The Fed Jerome Powell menyebut The Fed akan lebih sabar dalam melakukan kebijakan moneter tahun ini.
"Memang sebelum rilis BI, akan ada pelemahan gara-gara pertemuan FOMC. Sentimen lain seperti negosiasi perang dagang juga masih berpengaruh karena pasar dalam kondisi wait and see," kata Faisyal kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/1).