Kepala BKPM Thomas Lembong menjelaskan rata-rata investasi asing setiap tahun bisa dibilang US$9 miliar-US$12 miliar. Ia menghitung, jumlah dana yang masuk untuk investasi ekonomi digital berkisar US$2 miliar.
"Itu angka total perkiraan yang masuk ke perusahaan rintisan atau ekonomi digital saat ini," tutur Thomas, Selasa (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang tahun lalu investasi internasional turun. Tapi satu-satunya komponen dari investasi modal asing yang tidak turun adalah ke ekonomi digital dan e-commerce," papar Thomas.
Bila dirinci, investasi pada 2018 terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp324,8 triliun atau naik 25,3 persen dari Rp262,3 triliun. Lalu, untuk PMA anjlok 8,8 persen dari Rp430,5 triliun menjadi Rp392,7 triliun.
[Gambas:Video CNN]
"Tapi untuk tren ke e-commerce masih sangat sehat dan kuat. Sejauh ini tidak ada indikasi mulai kapok atau kehilangan antusiasme ke ekonomi digital," sambung Thomas.
Secara keseluruhan, ia menargetkan pertumbuhan investor baik dari luar dan dalam negeri kembali mencapai dua digit seperti tahun-tahun sebelum 2018. Setidaknya, kata Thomas, bisa mencapai lebih dari 10 persen.
"Kalau lihat dari pemilu, kan pemilu setelah April selesai. Artinya masih ada delapan bulan lagi untuk kembali meningkat lagi," pungkas Thomas.