Wapres berharap putra putri pilihan bangsa tersebut mampu membuka membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
"Masih banyak pengangguran, jadi kita butuh orang yang dapat create (menciptakan) lapangan kerja. Investasi dan ekspor kita masih rendah dibandingkan negara lain, kita butuh anak muda yang kreatif," kata JK di Kementerian Keuangan, Jumat (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal yang paling penting di pikiran Anda, jangan harap bekerja di pemerintahan dulu, tapi berpikir bagaimana Anda mempekerjakan orang, bagaimana Anda produktif dan inovatif. Sebagian besar anda dikirim ke luar negeri, untuk melihat perbandingan itu," imbuhnya.
"Oleh karena itu, tahun ini difokuskan oleh Presiden Joko Widodo bagaimana meningkatkan SDM kita. Hampir semua SDM sebagian besar diperoleh dari pendidikan dan pengalaman yang ada," katanya.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2018 sebesar 5,34 persen dari angkatan kerja. BPS mencatat masih ada 7 juta orang Indonesia yang masih menjadi pengangguran.