Resmikan Pelabuhan Sibolga, Jokowi Harap Bisa Angkut Sawit

CNN Indonesia | Minggu, 17/03/2019 15:16 WIB
Resmikan Pelabuhan Sibolga, Jokowi Harap Bisa Angkut Sawit Ilustrasi pelabuhan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pelabuhan Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Jokowi berharap pelabuhan ini dapat mengangkut Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit yang berasal dari perkebunan di pantai barat Sumatera.

Menurut Jokowi, keberadaan pelabuhan Sibolga dapat menghemat banyak waktu bagi masyarakat dari Aceh dan Tapanuli Selatan (Tapsel) ketimbang harus melalui pelabuhan Belawan.

"Agar pelabuhan Sibolga benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang baik untuk kawasan sekitar. Kalau CPO di sini ada terminal storage-nya, mungkin dari Aceh bagian selatan bisa ke sini, dari Tapsel bisa ditarik ke sini lebih dekat dibanding lewat darat ke Belawan yang butuh waktu 10-12 jam," kata Jokowi di pelabuhan Sibolga, dilansir Antara, Minggu (17/3).


Jokowi mengatakan pelabuhan Sibolga akan dikembangkan lagi untuk membuat terminal storage CPO. Pengembangan itu bakal dilakukan dengan cara reklamasi.

"Kita akan kembangkan sedikit lagi reklamasi di sebelah sana (pelabuhan Sibolga) yang akan kita pakai untuk terminal, storage CPO," ucap Jokowi.

Terminal penyimpanan CPO itu diperkirakan selesai pada 2021 mendatang.


Penataan dan pengembangan pelabuhan Sibolga merupakan proyek PT Pelindo I (Persero). Penataan itu meliputi perluasan dermaga untuk peti kemas dan kargo general, perluasan dermaga feri, pembangunan container yard, perkuatan dermaga, trestle dan breasting dolpin, serta pemasangan crane dermaga.

Selain itu, juga dilakukan renovasi terminal Penumpang dan pembangunan skybridge dengan panjang 150 meter. Jembatan itu menghubungkan dermaga feri dengan terminal penumpang.

Penataan Terminal Penumpang Pelabuhan Sibolga dengan luas 2.786 meter persegi ini, mampu menampung sebanyak 500 orang. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan dengan terminal penumpang lama yang hanya mampu menampung 80 orang.


Pada 2018, tercatat jumlah total penumpang yang memanfaatkan jasa pelabuhan mencapai 73.085 orang atau meningkat 34,8 persen daripada tahun 2017 sebanyak 54.215 orang.

Terminal penumpang ini memiliki konsep desain modern dengan menggabungkan sentuhan etnik. Jokowi berharap pelabuhan ini dapat menjadi ikon baru bagi Kota Sibolga dan mendukung peningkatan potensi pariwisata Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias dan sekitarnya.

"Memang pelabuhan Sibolga ini sudah lama tidak kita urus. Ini pelabuhan yang juga sudah lama sekali, sudah ratusan tahun sehingga butuh melakukan pengembangan dan penataan kembali. Kita harapkan dari sini penumpang lebih banyak tapi mobilitas barang dan jasa juga semakin meningkat," tandas Jokowi.


[Gambas:Video CNN] (ptj/bir)